Muda, Sehat, Cantik Seksi, Artist Darah Indonesia Ini Menguncang

Hati berdegub rasanya dikala mengamati wajah Lulu Antariksa. Apalagi jikalau Anda mengenal rekam jejak artis wanita menawan ini di panggung seni peran Hollywood.

Di umur yang baru 22, Lulu yang mempunyai papa orisinil Jawa Timur ini sudah membintangi belasan serial TV dan film di Amerika Serikat. Tidak cuma akting, perempuan kelahiran California 22 Agustus 1995 ini terhitung memiliki bakat baik di industri musik.

Bagaimana tak, artis wanita menawan ini ialah keponakan berasal dari musisi jazz Indera Lesmana dan produser sekalian sutradara Mira Lesmana. Tahun 2012, Lulu Antariksa dulu membikin sebagian video musik, keliru satunya nyanyian \”All Your Love\”.

Biar tak terus menerus penasaran, kita telusuri lebih didalam yuk profil artis wanita menawan yang dulu bermain di film Seven\’s Eleven: Sweet Toys (2007)

Udah pandai akting semenjak usia 7 tahun

Kecintaan Lulu Antariksa kepada dunia seni, sesungguhnya telah tertanam semenjak dahulu. Dia lebih menyenangi memirsa film, berlainan dengan tiga saudara laki-lakinya yang lebih mencintai dunia sport.

Serial TV pertama yang dia bintangi merupakan memerankan tokoh Lina di American Family (2002). Selanjutnya dia jadi tetap membenahi jaman depan aktingnya dengan main di According to Jim (2003), ER (2004), Head Cases (2005), dan Monk (2006). Tahun 2008, Lulu melahap 2 serial TV sekalian ialah Zoey 101 dan Gemini Division.

Karier artis wanita menawan ini membumbung sesudah dia tampil di serial teve How to Rock (2012) yang tayang di stasiun TV Nickelodeon. Serial TV ini menyorot kehidupan lima remaja yang tergabung didalam golongan band pop/hip-hop bernama Gravity 5 yang berkompetisi dengan golongan band The Perfs.

Siapa yang mengira sekiranya di serial TV ini, Lulu diberikan kans untuk memerankan pembawaan yang berlatar belakang Indonesia. Karakter yang dia mainkan merupakan Stevie Baskara, pemain bass di Gravity 5.

“Para penulis naskahnya paham aku berasal berasal dari Indonesia dan mereka mau merepresentasikannya, (Kata mereka) ‘Mari kita memberikan (karakternya) nama Indonesia\’,\” ujar wanita yang bernama komplit Lauren Marie-Elizabeth Antariksa, layaknya diberitakan berasal dari VOA terhadap Kamis (7/12/2017).

Lulu jadi bersuka ria sebab regu produksinya beratensi untuk memberikan sentuhan Indonesia ke didalam serial TV How to Rock.

“Stevie Baskara merupakan pembawaan Indonesia cuma satu yang dulu aku perankan seumur hidup, dan aku benar-benar berterima kasih,” urainya.

Dikala ini Lulu tengah terlibat didalam serial Situs yang berjudul T@gged yang sejenak kembali dapat menjelang musim tayangnya yang ke-2. Serial Situs ini bercerita seputar tiga murid SMA yang jadi sasaran penerima video-video kekerasan di fasilitas sosial. Di Instagram, Lulu Antariksa rajin memosting foto-foto dikala dia bertarung akting dengan lawan mainnya di serial T@gged.

Tidak lama lagi, artis wanita menawan ini terhitung dapat mejeng di layar lebar berjudul What Still Remains. Aku ini dapat bercerita seputar perempuan muda yang berupaya menyelamatkan diri berasal dari dunia yang hancur imbas wabah penyakit.

Bagaimana dia mendapatkan pandangan baru didalam mengeksplorasi talenta aktingnya? Jawaban Lulu terbukti benar-benar menyejukkan.

“Aku banyak memirsa film Mira Lesmana. Aku terhitung memirsa (sebagian) film sepupu aku, Eva Celia. Aku dulu memirsa film “Laskar Pelangi” di festival film di Los Angeles dan aku jatuh cinta dengan filmnya,” ungkap Lulu.

Aku dia sudah wara-wiri jadi komponen industri sinema Hollywood, dia jadi beratensi dan tertantang untuk bermain didalam film memproduksi Indonesia.

“Aku benar-benar mau terjun ke industri film di (Indonesia). (Aku) aku tak dapat bahasa Indonesia, itu yang jadi permasalahan. Jadi aku sepatutnya mempelajari lebih didalam lagi. Aku mau jadi komponen berasal dari kebudayaan aku,” kata wanita yang menggemari martabak ini.

Lulu Antariksa sudah menancapkan jejaknya sebagai artis wanita. Dia rela kerja keras dan melowongkan waktunya untuk terus belajar. Dia, keluarga Lulu benar-benar mendorong kariernya di industri film. Dia berterima kasih dapat mendapatkan kans untuk terlibat di beragam proyek film.

“Aku banyak mengambil alih kelas akting dan rajin belajar. Aku terhitung banyak membaca buku. Waktu SMP dan SMA, aku terhitung banyak terlibat di pementasan teater dan Broadway dan aku jadi kian mencintai dunia seni,” terang Lulu.

Bicara seputar industri film di AS, Lulu paham kurangnya representasi artis pria dan artis wanita Indonesia. Menurutnya tak ada karakter-karakter didalam film yang sengaja dibuat untuk menampakkan sosok orang Indonesia.

“Terhadap aku kita sepatutnya lebih banyak memasukkan faktor Indonesia ke didalam kebudayaan Amerika, sebab Amerika itu merupakan daerah pertemuan (kultur),” ujar artis wanita menawan yang mempunyai lebih berasal dari 43 ribu followers di Twitter.

Sekiranya sahabat-sahabat yang mau terjun ke industri film, Lulu berpesan supaya tak nyemplung ke dunia ini dengan obyek mencari ketenaran semata.

“ kau menekuninya sebab sesungguhnya kau menjunjung dan mencintai seni, karenanya lakukanlah,\” tambahnya, layaknya diberitakan berasal dari VOA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *